Divaksin Atau Tidak
Kamis, 21 Januari 2021, 12:05:55 | dibaca 691x

Responsive image

Penulis : Dan

Tentang Penulis : Staf Data dan Informasi di MAN 1 Pohuwato

Pandemi Covid-19 telah melanda berbagai Negara dengan kurun waktu yang cukup lama, sebelumnya telah ada pendemi yang melanda dunia, meski banyak memakan korban, tetapi dapat diatasi oleh setiap negara dibelahan dunia ini. Sekarang kita tengah berperang dengan Covid-19 yang telah menjadi pandemi dunia, akankah masalah ini dapat diatasi oleh pemerintah ?. Jawaban dari hal ini hanya dapat ditentukan oleh waktu, iya hanya waktulah yang akan menjawab.

Pemerintah tengah berusaha dengan kemampuan yang ada, dari mencegah penyebaran pendemi ini hingga bisa mendapatkan vaksin atau obat penawar yang bisa menangkal dan mengakhiri penyebaran pandemi ini khususnya di Negara kita tercinta Indonesia. Alih-alih vaksin dari Covid-19 ini telah ditemukan, dan negara telah membeli vaksin ini dengan harga yang cukup mahal namun harus dilakukan pemerintah demi untuk mengakhiri pandemi ini.

Namun dengan hadirnya vaksin ini, tidak serta merta masyarakat menerimanya atau mau divaksinasi dengan beraneka ragam alasan setiap orang, ada yang takut, ada yang tidak percaya dengan aman tidaknya vaksin ini, ada juga yang meragukan kehalalannya dan masih banyak lagi alasan setiap individu menolak untuk divaksin, tetapi tidak sedikit dari mereka yang mau divaksin entah karena keinginan dari diri sendiri atau mungkin terpaksa mengikuti intruksi krena terikat dengan aturan yang ada. 

Pemerintah sudah mengumumkan bahwa vaksin ini akan diberikan gratis kepada seluruh masyarakat Indonesia, ini semua merupakan upaya pemerintah untuk mengatasi pandemi Covid-19. Vaksin yang digratiskan saja masih banyak juga masyrakat yang menolak utntuk divaksin apalagi jika vaksin ini diperjual belikan.

Sekarang, Divaksin atau Tidak..?

Divaksin atau tidak semua bergantung pada diri kita masing-masing, karena setiap warga negara punya hak untuk menentukan apa yang masuk didalam dirinya, karena dialah yang menjalani hidupnya, namun...

Mengapa Kita harus Divaksin ?
Epidemiolog Universitas Griffith, Australia, Dicky Budiman, mengatakan, vaksinasi Covid-19 bertujuan menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) dan kekebalan individu terhadap virus corona. Oleh karena itu semua orang harus mendapatkan vaksin baik yang pernah terpapar maupun yang tidak pernah terpapar covid-19.

Namun di Indonesia, pemerintah menetapkan enam golongan yang menjadi prioritas vaksin Corina Virus, merka adalah tenaga kesehatan, toko agama, tenaga pendidik, aparatur pemerintah, peserta BPJS, dan masyarakat berusia 18 - 59 tahun. Tetapi diluar negeri mereka memprioritaskan tenaga medis dan lansia untuk divaksin sementara di Indonesia lansia tidak akan divaksin.

Alasan para ahli luar negeri mengutamakan tenaga medis dan lansia karena melindungi orang yang melindungi kita lebih penting. Para tenaga medis merupakan garda terdepan dalam melindungi masyarakat dari Covid-19 sehingga mereka harus diprioritaskan untuk divaksin, sebab jika mereka yang terpapar maka siapa lagi yang akan merawat masyarakat yang nantinya akan terpapar Covid-19 ini, demikian halnya dengan lansia, kebanyakan dari masyarakat sudah memiliki orang tua yang sudah lanjut usia namun mereka masih mengurusi keluarga mereka, sehingga mereka yang setiap harinya menyiapkan segala kebutuhan kita merekalah yang harus diprioritaskan untuk divaksin. namun kita harus tetap kembali kepada kebijakan pemerinta disetiap negara itu sendiri.

INFORMASI

Diterbitkan : Senin, 15 Februari 2021, Pukul : 11:30:09
Informasi Validasi Data Penerima PIP
Disampaikan kepada nama-nama (terlampir) agar segera mengantarkan Foto Copy kartu Keluarga dan Akta...

Lebih banyak lagi...
BERITA LAINNYA
WAKTU
INFO. PENGUNJUNG